
VOICENUSANTARA.com. Palangka Raya –
DPRD Kalimantan Tengah mendorong agar Program 1.000 Rumah Guru Berkah terus diperluas. Program prioritas Pemerintah Provinsi Kalteng itu dinilai sangat membantu tenaga pendidik memiliki hunian layak sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru.
Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng, Byran Iskandar mengatakan, kebutuhan guru terhadap rumah layak masih sangat tinggi. Karena itu jangkauan program perlu diperbesar.
“Program ini sangat baik karena menyentuh kebutuhan dasar guru. Kami berharap ke depan jangkauannya diperluas agar semakin banyak tenaga pendidik yang bisa mengaksesnya dan manfaatnya benar-benar dirasakan secara luas,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).
Program 1.000 Rumah Guru Berkah diluncurkan sebagai upaya mengurangi jumlah guru yang belum memiliki rumah sendiri. Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran melalui Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo telah menegaskan, program ini bukan sekadar bantuan perumahan.
“Jadi ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas pengabdian guru serta upaya meningkatkan kesejahteraan mereka agar lebih fokus dalam menjalankan tugas mendidik.
Byran menilai keberhasilan program tidak hanya dilihat dari besarnya anggaran, tetapi dari jumlah guru yang benar-benar memiliki rumah melalui program tersebut.
Menurutnya, evaluasi secara berkala perlu dilakukan agar kendala yang muncul pada pelaksanaan sebelumnya tidak terulang.
“Kalau target ingin tercapai, semua pihak harus melihat kendala di lapangan. Evaluasi penting supaya pelaksanaan tahun berikutnya lebih baik dan semakin banyak guru yang bisa ikut,” katanya.
Ia juga menegaskan DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap program yang menyangkut kepentingan masyarakat, termasuk Rumah Guru Berkah.
“Kami di DPRD mendukung penuh program ini karena tujuannya jelas, yaitu meningkatkan kesejahteraan guru. Tinggal bagaimana pelaksanaannya terus diperbaiki agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran,” tegas Byran. (Pem)
Voice Nusantara