Penanganan Cepat Karhutla Optimalkan Water Bombing

Anggota DPRD Kalimantan Tengah saat mengikuti rapat paripurna di gedung dewan setempat. Foto Ist

VOICENUSANTARA.com. Palangka Raya – Komisi III DPRD Kalimantan Tengah mendesak pemerintah bersama seluruh unsur Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) bergerak cepat menangani kebakaran lahan dan hutan di wilayah Palangka Raya dan sekitarnya.

Kabut asap yang terjadi beberapa hari terakhir dinilai sebagai dampak langsung dari kebakaran. Respons dini menjadi kunci agar titik api tidak meluas dan dampaknya terhadap masyarakat bisa ditekan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran berharap agar sejumlah wilayah yang saat ini terjadi karhutla dapat segera diantisipasi sebelum api meluas ke wilayah lain.

Terlebih menurut Tomy, pemerintah sebenarnya sudah memiliki pengalaman menghadapi musim kemarau dan potensi karhutla dalam beberapa tahun terakhir.

“Ini masuk tahun keempat pola kemarau akibat El Nino. Pastinya BPBPK, kepolisian dan pihak terkait sudah punya persiapan,” katanya, Selasa (4/8/2026).

Ia menilai pengalaman penanganan tahun-tahun sebelumnya harus menjadi modal dalam menentukan strategi. Ketika akses darat terkendala, operasi udara seperti water bombing perlu segera dioptimalkan.

“Penanganan dini paling penting supaya kebakaran tidak semakin meluas. Water bombing harus segera dilakukan,” tegas Tomy.

Komisi III DPRD Kalteng berharap koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar setiap titik api dapat ditangani secepatnya. Langkah cepat sejak awal dinilai tidak hanya mengurangi risiko meluasnya kebakaran, tetapi juga melindungi kesehatan masyarakat serta meminimalkan dampak kabut asap terhadap aktivitas dan perekonomian daerah. (Pem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *