Rekrutmen Guru Baru Harus Ada Jaminan Anggaran Gaji

Sugiyarto

VOICENUSANTARA.com.Palangka Raya –
DPRD Kalimantan Tengah mengingatkan pemerintah kabupaten dan kota agar rencana penambahan tenaga pendidik baru dibarengi dengan kesiapan anggaran.

“Jangan sampai kebutuhan guru yang memang mendesak justru melahirkan persoalan baru karena pemerintah belum mampu menjamin pembiayaan gaji secara berkelanjutan,” kata Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, Kamis (6/8/2026).

Ia menilai persoalan utama saat ini bukan hanya membuka rekrutmen guru, tetapi memastikan dari mana sumber pendanaannya. Komisi III tidak mempermasalahkan jika pemerintah daerah melakukan rekrutmen tenaga kependidikan, namun harus ada kepastian pembiayaan.

“Kalau memang ada kebijakan mengangkat guru, ya bagus saja kalau dananya ada,” kata Sugiyarto.

Menurutnya, persoalan pembayaran tenaga PPPK paruh waktu saja masih menjadi kendala di sejumlah daerah.

“Masalahnya, untuk membayar PPPK paruh waktu saja masih bingung. Jika pemerintah daerah mau mengangkat honorer lagi, lantas anggarannya dari mana? Itu pertanyaannya. Harus jelas juga sumber anggarannya,” ujarnya.

Sugiyarto mengakui kebutuhan tenaga pendidik di berbagai daerah Kalteng masih tinggi. Namun kemampuan fiskal pemerintah daerah tidak bisa diabaikan, karena pengangkatan guru akan berdampak pada beban belanja pegawai dalam jangka panjang.

Kondisi itu, kata dia, harus dihitung secara matang agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Ia mengungkapkan, keterbatasan tenaga pengajar saat ini membuat sejumlah sekolah harus mengatur pembagian tugas secara tidak ideal. Ada kepala sekolah yang seharusnya fokus mengurus administrasi terpaksa ikut mengajar. Bahkan masih ada satu guru yang memegang lebih dari tiga mata pelajaran.

“Komisi III DPRD Kalteng mendorong pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk menyusun skema pembiayaan yang berkelanjutan sebelum membuka rekrutmen tenaga pendidik,” pungkasnya. (Pem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *