Dewan Soroti Kesenjangan Pembangunan di DAS Barito

Sirajul Rahman

VOICENUSANTARA.com.Palangka Raya –
Anggota DPRD Kalimantan Tengah Dapil IV, Sirajul Rahman, menyoroti masih adanya ketimpangan pembangunan di empat kabupaten wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, yakni Murung Raya, Barito Utara, Barito Timur, dan Barito Selatan. Ia mendorong pemerintah segera menutup kesenjangan tersebut.

Menurut Sirajul, pembangunan tidak bisa hanya dipusatkan di satu wilayah. Pemerataan menjadi kunci agar seluruh masyarakat di wilayah timur Kalteng merasakan manfaat kemajuan.

“Pemerataan pembangunan sangat penting agar tidak ada daerah yang tertinggal. Kita ingin seluruh masyarakat di wilayah DAS Barito merasakan dampak positif dari pembangunan,” ujarnya, Sabtu (1/8/2026)

Sekretaris Komisi IV DPRD Kalteng itu menyebut, kebutuhan di wilayah DAS Barito tidak hanya sebatas infrastruktur fisik. Selain jalan dan jembatan yang masih perlu dibangun dan ditingkatkan, layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, serta akses transportasi juga harus jadi prioritas.

Hal itu dinilai penting untuk mempercepat aktivitas masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian daerah.

Ia menilai, jika ketimpangan ini dibiarkan, maka jurang antar daerah akan semakin lebar. Karena itu, penyusunan program pembangunan harus berbasis kondisi riil di lapangan dan menyasar kebutuhan masyarakat yang masih terbatas akses layanan dasarnya.

“Pemerintah provinsi dan kabupaten harus bekerja lebih keras memastikan semua sektor berkembang di wilayah ini. Sinergi antarpemerintah menjadi kunci agar pembangunan efektif dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Sirajul.

Lebih lanjut ia menekankan pentingnya penguatan koordinasi antara Pemprov dan Pemkab, terutama dalam menentukan skala prioritas. Dengan perencanaan yang terintegrasi, pelaksanaan program diharapkan bisa lebih cepat, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan ketimpangan baru.

Sirajul berharap komitmen pemerataan tidak berhenti di atas kertas. DPRD Kalteng akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar kebijakan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan warga di empat kabupaten DAS Barito, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara adil.

“Program harus berkelanjutan, bukan hanya seremonial. Kami akan kawal agar anggaran dan kebijakan benar-benar sampai ke masyarakat,” pungkasnya. (Pem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *