Pemadaman Listrik Rumah Sakit dan Layanan Publik Terdampak

Hero Harapanno Mandouw

VOICENUSANTARA.com. Palangka Raya –
Sekretaris Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Hero Harapanno Mandouw, menyayangkan terjadinya pemadaman listrik mendadak yang melanda hampir seluruh wilayah Kalteng tanpa pemberitahuan. Ia menilai kejadian itu sangat mengganggu pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan.

Menurut Hero, rumah sakit menjadi sektor paling rentan saat listrik padam secara tiba-tiba. Pelayanan kesehatan 24 jam tidak boleh terganggu hanya karena pasokan listrik terputus.

“Paling dikhawatirkan tentu fasilitas umum, terutama rumah sakit. Kemarin di Kapuas sempat ramai karena rumah sakit mengalami pemadaman. Terlepas dari kesiapan teknis mereka punya genset atau tidak, tetap saja akar masalahnya karena listrik dari PLN padam,” ujarnya, Kamis (6/8/2026).

Hero menegaskan, persoalan ini harus menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan pasien dan mutu pelayanan masyarakat. Memang rumah sakit memiliki genset sebagai sumber cadangan, namun keberadaannya hanya bersifat sementara dan tidak bisa menjadi pembenaran atas seringnya gangguan listrik.

Dampak pemadaman juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Aktivitas rumah tangga, pekerjaan, hingga pelayanan di kantor pemerintahan ikut terhambat karena listrik padam tanpa kepastian waktu.

“Banyak masyarakat yang punya anak kecil di rumah, aktivitas sehari-hari jadi terganggu. Pelayanan di kantor-kantor pemerintahan juga ikut terdampak. Kondisi seperti ini tidak bisa dianggap biasa karena dampaknya sangat luas,” kata Hero.

Ia meminta PLN menjadikan kejadian ini sebagai bahan evaluasi menyeluruh agar keandalan sistem kelistrikan di Kalteng semakin meningkat.

“Kami berharap PLN benar-benar menjamin hal seperti ini tidak terulang. Listrik sudah menjadi kebutuhan dasar yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, sehingga masyarakat butuh kepastian pelayanan,” tegasnya.

Komisi II DPRD Kalteng mendorong PLN segera menangani persoalan ini dengan memperkuat keandalan jaringan dan memastikan fasilitas publik mendapat pasokan listrik yang aman dan stabil. Langkah tersebut penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal dan tidak menimbulkan keresahan di daerah. (Pem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *