
VOICENUSANTARA .COM-PARINGIN– Rektor Universitas Sapta Mandiri, Abdul Hamid, menegaskan bahwa kolaborasi yang tengah dijajaki bersama Google Education Indonesia sama sekali bukan langkah instan atau keputusan yang diambil secara tiba-tiba. Menurutnya, kerja sama ini merupakan kelanjutan alami dari proses transformasi digital yang telah dibangun dan dijalankan kampus secara konsisten selama bertahun-tahun.
Ia menjelaskan bahwa Universitas Sapta Mandiri telah mengadopsi dan memanfaatkan Google Education Fundamental sejak masih berstatus Institut hingga bertransformasi menjadi Universitas, dengan rentang waktu sekitar empat hingga lima tahun. Pengalaman panjang tersebut, kata Abdul Hamid, menjadi fondasi penting dalam membentuk budaya akademik yang adaptif terhadap teknologi serta mendorong pemanfaatan platform digital dalam seluruh aspek pembelajaran dan layanan akademik.
“Universitas Sapta Mandiri sudah menggunakan Google Education Fundamental sejak masih berstatus Institut hingga menjadi Universitas, sekitar empat sampai lima tahun. Jadi, pengembangan kerja sama ini adalah kelanjutan dari komitmen kami memperkuat transformasi digital pendidikan,” tegasnya. pada Selasa (3/2/2026). di Kampus Universitas Sapta Mandiri
Abdul Hamid menilai, kehadiran langsung perwakilan Google Education Indonesia ke Universitas Sapta Mandiri memiliki makna strategis dan simbolik. Selain menjadi bentuk pengakuan terhadap langkah transformasi digital yang telah ditempuh kampus, kunjungan tersebut juga memperkuat posisi Universitas Sapta Mandiri sebagai institusi pendidikan yang serius menyiapkan diri menghadapi tantangan dan kebutuhan pendidikan di era digital global.
Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas akses sivitas akademika terhadap teknologi pendidikan mutakhir, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran yang lebih inovatif, kolaboratif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Ia menegaskan bahwa pemanfaatan ekosistem pembelajaran digital yang dikembangkan Google bukan hanya berdampak pada peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa, tetapi juga pada penguatan tata kelola akademik dan layanan pendidikan secara menyeluruh.
“Kami sangat mengapresiasi kedatangan Google ke Universitas Sapta Mandiri. Ini momentum penting untuk membuka akses lebih luas terhadap teknologi dan ekosistem pembelajaran digital kelas dunia,” ujarnya.
Abdul Hamid berharap, melalui penguatan kerja sama ini, Universitas Sapta Mandiri dapat terus melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan digital dan daya saing global yang sejalan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi masa depan.(*/rtm )
Voice Nusantara